Keluarga Harus Tahu, Berikut Tips Aman Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 Di Rumah

Isolasi Mandiri Pasien

Bagi orang yang terpapar Covid-19, penting baginya untuk menjalani perawatan serta isolasi mandiri dengan tujuan untuk mencegah penyebaran pada orang yang sehat. Namun, tidak semua yang terkena virus ini harus menjalani perawatan di rumah sakit, biasanya yang memiliki gejala ringan atau bahkan tidak mengalami tanda bisa melakukan isolasi mandiri di kediamannya. Berikut tips aman isolasi mandiri pasien covid-19 di rumah yang harus anda tahu.

Tips Aman Isolasi Mandiri Penderita Covid-19

1. Mentaati Masa Karantina Diri Yang Telah Disarankan

Biasanya, orang yang terpapar Covid-19 dengan gejala ringan dan orang yang pernah dekat dengan penderita positif diharuskan untuk melakukan perawatan mandiri di rumah. Untuk menjalankan masa karantina diri ini, yang harus dilakukan adalah dengan mematuhi aturan isolasi mandiri sesuai dengan saran dokter atau petugas kesehatan. Hal tersebut penting untuk diketahui penderita dan anggota keluarga agar tidak terjadi penularan virus.

Isolasi Mandiri Pasien di rumah

Bagi penderita, disarankan untuk menjalani masa karantina diri selama sekitar 19 hari, dimana pada waktu tersebut pengidap diharuskan berada dalam kamar khusus yang terpisah dari anggota keluarga. Penggunaan tempat untuk penderita tersebut disarankan yang memiliki memiliki ventilasi yang mengarak ke luar rumah. Sehingga, akan membuat sirkulasi udara di ruangan bisa berganti tiap hari.

2. Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

Dalam melakukan isolasi mandiri bagi penderita Covid-19, agar penyebaran virus tidak mengenai anggota keluarga, maka diwajibkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Meskipun berada di dalam rumah, bagi keluarga yang memiliki anggota pengidap Covid penting bagi semuanya untuk memakai masker, menjaga kebersihan serta menjaga jarak.

Sedangkan bagi anda yang merawat penderita tersebut, usahakan untuk selalu mencuci tangan sesegera mungkin setiap anda berkontak dengan penderita maupun lingkungan sekitar pengidap. Selain itu, batasi untuk jumlah orang yang merawat pasien tersebut serta kurangi menjenguk sampai penderita dinyatakan negatif dari infeksi virus corona.

3. Menggunakan Peralatan Makan Dan Mandi Khusus

Selain dengan menjaga jarak dan menempatkan pada ruangan khusus, peralatan makan penderita juga harus dibedakan dari anggota keluarga lainnya. Bagi pengidap, anda disarankan untuk melakukan semua aktifitas di dalam kamar, termasuk dalam hal makan. Sehingga, dengan seperti itu akan meminimalisir kontak fisik langsung dengan anggota serumah.

Tak hanya tempat makan, peralatan mandi penderita selama masa perawatan mandiri seharusnya juga dipisahkan. Selain itu, pakaian yang digunakan penderita seharusnya milik sendiri, serta dipastikan untuk tidak digunakan dan bercampur dengan anggota serumah yang sehat. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyebaran, mengingat bahaya serta cepatnya virus tersebut dalam menulari orang lain.

4. Membiasakan Pola Hidup Sehat

Agar mencegah penularan dari virus tersebut, penting bagi semua anggota keluarga baik yang terinfeksi atau tidak untuk menerapkan hidup sehat. Bagi penderita, wajib bagi anda untuk membersihkan perabotan yang berada di dalam ruangan isolasi secara mandiri. Dimana proses pembersihan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan cairan desinfektan.

Isolasi Mandiri Pasien

Selain itu, anda juga perlu mengkonsumsi makanan sehat serta bergizi, dimana makanan tersebut akan membantu untuk meningkatkan imunitas. Selain itu, bagi penderita juga perlu untuk menghindari stress yang berdampak pada penurunan daya tahan tubuh. Sedangkan bagi orang yang merawat dan keluarga lainnya, usahakan untuk menjaga jarak dan kebersihan.

Covid-19 memang menjadi virus yang berbahaya, apabila tidak ditangani dengan segera bisa berdampak pada kematian. Namun, dalam penanganannya tidak semua harus dilakukan di rumah sakit. Biasanya penderita yang memiliki gejala ringan atau orang yang habis berkontak dengan penderita positif bisa melakukan karantina mandiri. Langkat tersebut dapat anda jadikan pedoman untuk merawat penderita di dalam rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *