Cara Jitu Prediksi Akhir Dari Bullish Dan Bearish

pengertian moving average bullish bearish

Istilah bullish dan bearish sudah layaknya dua sisi koin yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. hal tersebut karena memang keduanya pasti selalu ada dalam suatu tren harga di pasar. Amat sangat tidak mungkin suatu tren harga hanya menunjukkan bullish alias naik saja maupun menunjukkan bearish alias turun saja. Karena fluktuasi selalu ada akibat berbagai kondisi tertentu yang mempengaruhi harga di pasar. Karena ada kondisi-kondisi tertentu inilah maka pergerakan bullish maupun bearish sedikit bisa diprediksi. Sehingga dapat dijadikan senjata bagi para trader untuk menangkal kerugian maupun meningkatkan potensi penghasilan.

Memperhatikan kondisi-kondisi tertentu kemudian menganalisanya guna memprediksi tren harga di pasar merupakan cara analisis fundamental. Berbeda dengan memperhatikan kebiasaan-kebiasaan atau pengulangan-pengulangan pergerakan dari harga di pasar itu sendiri melalui sinyal harga, karena hal tersebut merupakan cara analisis teknikal.

pengertian moving average bullish bearish

Analisis fundamental lebih lazim digunakan oleh para trader jangka panjang daripada para trader jangka menengah apalagi jangka pendek. Trader jangka panjang sendiri adalah mereka yang memiliki kecenderungan untuk menahan open posisi yang dilakukan dalam kurun waktu yang sangat lama, yakni paling tidak 5 tahun. Trading dengan jangka panjang semacam ini paling pas diterapkan pada pasar saham karena potensi return atau juga profit baru akan benar-benar aman terasa setelah 5 tahun. Berbeda dengan harga di pasar valuta asing atau valas yang sangat memungkinkan membuka open posisi untuk jangka waktu di bawah 5 tahun, bahkan ada juga yang dalam hitungan menit saja. Trader-trader yang hanya membuka posisi dalam hitungan menit tadi bias disebut dengan scalper.

Sudah dikatakan sebelumnya bahwa bullish merupakan tanda tren harga naik sedangkan bearish adalah harga turun dan ada kondisi-kondisi tertentu yang dapat menyebabkan bearish maupun bullish tersebut. Baik secara analisis fundamental maupun analisis teknikal , kondisi-kondisi yang dimaksud itu bisa dijadikan pegangan untuk mengetahui akhir dari ten bullish maupun tren bearish. Any way pernah dengar mengenai moving average? Klik ini ya tuk tahu pengertian moving average.

Lanjut lagi ya, pada harga saham misalnya, dalam tren bullish dengan menggunakan analisis fundamental, akhir dari tren tersebut adalah ketika ada kondisi banyak sekali investor dari perusahaan yang sahamnya sedang diperhatikan melakukan aksi jual dalam satu waktu atau paling tidak dalam waktu yang berdekatan. Sedangkan akhir tren bearishnya tentu kebalikannya, yaitu ketika ada kondisi banyak sekali investor yang menanamkan sahamnya pada perusahaan yang dimaksud. Kondisi merger dengan perushaan lain juga seringkali membuat harga saham menguat alias mengakhiri tren bearish untuk berbalik menjadi bullish.

pengertian moving average

Karena analisis fundamental membutuhkan kondisi-kondisi nyata yang terjadi pada perusahaan guna diketahui kondisi-kondisi tertentu yang mempengaruhi harga sahamnya, maka berita-berita terkait perusahaan yang dimaksud mutlak harus selalu diikuti. Berbeda misalnya dengan analisis teknikal yang tidak begitu memperhatikan kondisi nyata di lapangan dan lebih cenderung melihat kebiasaan pergerakan harga saja.

Ketika menggunakan analisis teknikal, akhir dari suatu tren bullish dapat diketahui dari penggunaan indikator tertentu. Misalnya indikator RSI yang merupakan salah satu indikator paling populer dalam dunia trading. Akhir dari tren bullish dilihat dari kacamata indikator RSI adalah ketika tren harga yang sedang bullish itu menyentuh garis batas atas indikator RSI. Sebaliknya pun demikian, akhir dari tren bearish adalah ketika tren harga yang sedang bearish menyentuh garis batas bawah indikator RSI.

Melihat analisis teknikal yang dianggap lebih mudah dalam mengetahui akhir tren bullish dan bearish membuat banyak sekali trader pemula yang lebih memilih cara analisis teknikal tanpa sedikit pun memperhatikan analisis fundamental. Padahal yang bagus adalah menggunakan analisis teknikal yang digabung dengan analisis fundamental.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *