7 Cara Merawat Resiko Patah Tulang Rusuk, Agar Struktur Tulang Pulih Alami

resiko patah tulang rusuk resiko patah tulang rusuk

Patah tulang kerap terjadi ketika seseorang mengalami kecelakaan, atau jatuh dari ketinggian. Tulang rusuk menjadi bagian yang rawan terkena cedera, dan perlu waspada. Kondisi ini sering kali tidak tampak dar luar namun tetap bisa dikenali gejalanya. Kondisi paling parah akan terjadi ketika benturan tersebut melukai organ vital, yang berada di dalam rongga dada. Lalu bagaimana cara melakukan perawatannya? Simak ulasan disini.

Mengembalikan Tulang yang Sempat Patah

1. Konsultasi dengan Dokter

Jika anda merasakan nyeri hebat ketika menarik napas, berarti ada kemungkinan anda mengalami cedera. Besar kemungkinan bahwa satu atau dua tulang rusuk yang patah. Terkadang akan terdengar suara gemertak saat tulang rusuk sedang patah, terutama di ujung kartaligo. Anda harus segera mencari pertolongan medis untuk memeriksa jenis resiko patah tulang rusuk. Biasanya melalui pemeriksaan sinar-X dada, pemindaian tulang, hingga menjalani MRI.

resiko patah tulang rusuk

2. Injeksi Kortikosteroid

Rasa nyeri saat rusuk patah akan sedikit berkurang jika dokter manyarankan, untuk injeksi obat steroid. Injeksi akan diberikan kepada penderita yang mengalami sobekan di bagian kartilago. Komplikasi yang ditimbulkan ialah adanya infeksi, pendarahan, dan atorapi pada sekitar tendon. Anda akan lebih mudah bernapas lega meskipun mengalami penurunan daya tahan tubuh. Namun kondisi tersebut akan berlangsung selama beberapa hari saja.

3. Injeksi Intercostal Nerve Block

Sebagian besar pasien patah tulang rusuk tidak membutuhkan operasi besar, seperti penyakit serius lainnya. Biasanya dokter menyarankan injeksi intercostal nerve block, supaya tubuh bagian atas bisa digerakkan. Efek samping obat ini membuat saraf di sekitar lokasi cedera menjadi kebas. Tetapi obat injeksi dapat menghilangkan rasa nyeri secara ampuh sekitar 6 jam, pasca memasukkan injeksi dalam tubuh.

4. Jangan Membalut Cedera

Terkadang orang berpikiran bahwa resiko patah tulang rusuk akan sembuh, jika dibebat dengan perban. Padahal cara penyembuhan seperti ini membuat tubuh sulit untuk bergerak. Parahnya bisa menyebabkan infeksi dan pneumonia karena tidak bisa menerima oksigen. Usahakan tidak membalut tulang rusuk supaya Ia mempunyai rongga untuk bergerak.

5. Letakkan Es pada Patahan

Jika tubuh mulai merasakan gejala tulang rusuk patah, maka segera tempelkan es batu di area cedera. Anda bisa menggunakan jenis gel pack beku atau sekantung es batu, lalu letakkan di permukaan cedera selama 20 menit. Es batu akan menyempitkan pembuluh darah sehingga bisa meredakan peradangan, dan mengurangi rasa nyeri di area patahan.

resiko patah tulang rusuk Tulang Rusuk Ngilu Gejala Apa Ya

6. Obat Atas Resep Dokter

Dokter akan memberi resep obat AINS seperti naprokses, aspirin, atau ibuprofen. Mereka tidak bisa membantu penyembuhan tetapi hanya mengurangi nyeri sementara. Reaksi obat membuat anda bisa beraktivitas kembali, tanpa harus melalui masa pemulihan. Namun tidak disarankan mengonsumsi AINS terlalu banyak, karena bisa mengganggu fungsi ginjal.

7. Ubah Posisi Tidur

Pasien patah tulang rusuk akan merasa tidak nyaman terutama saat tidur, dan sulit menentukan posisi. Anda perlu menyesuaikan posisi tidur telentang, agar tidak menimbulkan tekanan pada dada. Mungkin pasien lebih mudah tidur dengan bersandar di kursi, sambil meletakkan bantal penyangga di punggung.

Terkadang patah tulang rusuk tidak dirasakan oleh penderitanya, tiba-tiba sudah mengalami beberapa gejala. Hal ini sering terjadi ketika mengalami cedera yang tidak disengaja, atau kecelakaan akibat benturan. Anda perlu segera memeriksakan diri untuk mendapat tindakan lebih lanjut. Atau anda bisa melakukan perawatan sendiri di rumah, dengan mengompres bagian cedera pakai es batu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *